-->

20/09/2026

Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Permudah Mobilitas Warga Sitinggil Lumajang


Lumajang, (Onenewsjatim)—
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Dusun Sitinggil, Desa Kebonagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, disambut antusias masyarakat.

Jembatan yang lebih dikenal warga dengan sebutan Jembatan Merah Putih itu tidak hanya menjadi akses penghubung antarwilayah, tetapi juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Pantauan di lokasi, Minggu (20/9/2026), sejumlah warga tampak melintas menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki. Suasana di sekitar jembatan terlihat ramai dengan aktivitas masyarakat.

Salah seorang warga Sitinggil, [Nama Narasumber], mengatakan keberadaan jembatan tersebut memberikan kemudahan bagi warga, terutama dalam mobilitas dan akses menuju wilayah lain.

“Dengan adanya jembatan ini, kami merasa lebih mudah untuk bepergian. Warga juga senang karena akses sekarang lebih terbuka,” ujar [Nama Narasumber].

Menurut dia, jembatan tersebut juga memberikan suasana baru bagi masyarakat. Warga tidak lagi hanya melihat jembatan sebagai bangunan penghubung, tetapi sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

“Sekarang masyarakat bisa lebih mudah melintas. Anak-anak juga terlihat senang dan warga semakin sering beraktivitas di sekitar jembatan,” katanya.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Bagi warga Sitinggil, akses yang semakin mudah diharapkan dapat menunjang berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga kebutuhan sosial masyarakat.

Jembatan tersebut juga menjadi simbol keterhubungan antarkawasan. Kehadiran infrastruktur itu diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi turut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan berbagai aktivitas di wilayahnya.

Keceriaan warga yang melintas menjadi gambaran sederhana bahwa pembangunan infrastruktur memiliki arti penting dalam kehidupan sehari-hari. Bagi masyarakat Sitinggil, jembatan bukan sekadar penghubung dua sisi wilayah, melainkan akses menuju aktivitas dan harapan baru.(Pendim 0821)



HUT TNI ke-81, Kodim 0821 Lumajang Bagikan 200 Paket Sembako dan Gelar Baksoskes


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0821/Lumajang menggelar bakti sosial kesehatan (Baksoskes) dan pembagian sembako kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Makodim 0821/Lumajang, Minggu (20/9/2026), dengan menyasar masyarakat di sekitar lingkungan Kodim.

Sebanyak 200 paket sembako disiapkan untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan dan meringankan beban masyarakat.

Selain pembagian sembako, Kodim 0821/Lumajang juga memberikan pelayanan kesehatan melalui kegiatan Baksoskes.

Masyarakat mendapat kesempatan memperoleh pemeriksaan dan layanan kesehatan dalam kegiatan tersebut.

Pasiter Kodim 0821/Lumajang, Kapten Inf Ahmad Ely Supriyadi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara prajurit dan warga.

“Melalui kegiatan Baksoskes dan pembagian sembako ini, kami ingin memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Bantuan yang diberikan memang sederhana, tetapi diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan meringankan beban masyarakat yang menerima,” ujar Ahmad Ely Supriyadi.

Menurut dia, keberadaan TNI tidak terlepas dari masyarakat. Karena itu, momentum HUT TNI ke-81 dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.

“Kebersamaan dengan masyarakat akan terus kami bangun melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kodim 0821/Lumajang untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial yang menyentuh kebutuhan warga.

“Semangat yang kami bawa adalah TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat dan Makmur,” pungkasnya. (Pendim 0821)

19/09/2026

Perkuat Akses Warga, Babinsa Burno Dampingi Pembangunan Jalan Rabat Beton


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya memperkuat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus dilakukan melalui sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat kewilayahan. Salah satunya terlihat dalam pembangunan jalan dusun dengan konstruksi rabat beton menuju Lapangan Manunggal Jaya, Dusun Mlambing, Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Burno Koramil 0821-03/Senduro, Sertu Jumali, melaksanakan pendampingan pembangunan sebagai bagian dari upaya mengawal pelaksanaan program pemerintah desa agar berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pendampingan dilakukan dengan turut memantau proses pekerjaan di lapangan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat yang terlibat. Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan menjadi bentuk kepedulian terhadap pembangunan wilayah serta mendorong semangat gotong royong masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sertu Jumali menyampaikan bahwa pendampingan pembangunan merupakan bagian dari tugas kewilayahan Babinsa dalam mendukung program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Babinsa akan terus mendukung pembangunan di wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Yang tidak kalah penting, semangat gotong royong dan kebersamaan tetap kita jaga dalam setiap proses pembangunan,” ujarnya.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses warga menuju Lapangan Manunggal Jaya sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Melalui pendampingan tersebut, pembangunan infrastruktur desa tidak hanya menjadi sebuah pekerjaan fisik, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat sinergi, kepedulian, dan kebersamaan antara pemerintah desa, Babinsa, serta masyarakat. (Pendim0821)

Rumah Ibu Rokhmawati Direnovasi, Harapan Hunian Nyaman Mulai Tumbuh


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Harapan untuk memiliki rumah yang lebih layak dan nyaman kini mulai tumbuh dalam hati Ibu Rokhmawati. Rumahnya yang berada di Jalan Imam Bonjol Gang Wakaf RT 003 RW 005, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, tengah mendapatkan perhatian melalui program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), Sabtu (19/9/2026).

Bagi Ibu Rokhmawati, renovasi tersebut bukan sekadar perubahan pada bangunan rumah. Di balik aktivitas pembangunan yang berlangsung, tersimpan harapan sederhana untuk dapat menempati hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak bersama keluarga.

Setiap proses pembangunan yang dikerjakan menjadi pemandangan penuh makna. Material bangunan yang mulai tertata dan aktivitas para pekerja menjadi tanda bahwa harapan yang selama ini dinanti perlahan mulai diwujudkan.

Rumah bagi sebuah keluarga bukan hanya tempat berlindung dari panas dan hujan. Lebih dari itu, rumah menjadi tempat berkumpul, beristirahat, membangun kebersamaan, serta menyimpan berbagai cerita kehidupan.

Karena itu, hadirnya program renovasi Rutilahu memberikan arti tersendiri bagi Ibu Rokhmawati. Perubahan yang sedang berlangsung di rumahnya menjadi awal untuk menghadirkan suasana hunian yang lebih baik sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Di tengah proses renovasi, senyum dan harapan menjadi bagian dari cerita yang terus tumbuh. Ibu Rokhmawati kini tinggal menanti satu harapan sederhana: melihat rumahnya selesai direnovasi dan dapat kembali menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi keluarganya.

Kisah tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat bukan hanya menghadirkan perubahan secara fisik, tetapi juga mampu menumbuhkan harapan baru bagi keluarga yang selama ini menanti kehidupan yang lebih layak. (Pendim0821)

18/09/2026

Babinsa Jatisari Dampingi Pemdes Dalam Penyaluran Air Bersih Bantuan BBWS Brantas


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Sebagai upaya kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat, Babinsa Jatisari Pos Koramil 0821-05/Kedungjajang Serka Agus Wiranto turut melaksanakan pendampingan dan membantu proses penyaluran air bersih sebanyak 5000 liter bantuan dari BBWS Brantas Kab. Lumajang di Dusun Darungan 1 RT 002 RW 005 Desa Jatisari Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (18/9/2026).

Pendampingan dilakukan untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tertib dan dapat diterima oleh warga yang terdampak di Dusun Darungan 1 RT 002 RW 005 sebanyak 35 KK atau 65 jiwa.

Dalam kesempatan itu, Serka Agus Wiranto mengatakan bahwa kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya Pemerintah Desa dalam membantu masyarakat.

“Kegiatan ini, kami selaku Babinsa siap mendampingi setiap upaya yang dilakukan pemerintah desa dalam membantu masyarakat, termasuk dalam penyaluran bantuan air bersih ini,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Desa Jatisari Mistu, menyampaikan bahwa bantuan air bersih tersebut merupakan bentuk perhatian Pemerintah Desa terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kekeringan.

“Bantuan air bersih ini merupakan upaya Pemerintah Desa Kedawung untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang saat ini terdampak kekeringan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Desa akan terus memperhatikan kondisi masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan air bersih, serta berupaya memberikan bantuan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.

Melalui sinergi Pemerintah Desa dan Babinsa, bantuan air bersih diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah nyata dalam membantu warga RW 005 menghadapi dampak kekeringan. (Pendim0821)

Jembatan Perintis Garuda Merah Putih Hadirkan Keceriaan bagi Siswa SDN Karangsari 02


Lumajang, (Onenewsjatim)
-Kebahagiaan sederhana terpancar dari wajah siswa-siswi SDN Karangsari 02 saat melintasi Jembatan Perintis Garuda Merah Putih yang berada di Dusun Sitinggil, Desa Kebonagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (18/9/2026).

Jembatan yang dibangun sebagai penghubung antarkawasan tersebut kini tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga menghadirkan pengalaman tersendiri bagi anak-anak sekolah yang melintasinya setiap hari.

Dengan penuh keceriaan, para siswa berjalan bersama sambil menikmati suasana di sekitar jembatan. Senyum dan canda mereka menjadi gambaran sederhana tentang hadirnya sebuah akses yang memberikan rasa aman, nyaman, sekaligus kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Bagi para pelajar, keberadaan Jembatan Perintis Garuda Merah Putih memiliki arti penting. Akses yang sebelumnya menjadi tantangan, kini dapat dilalui dengan lebih mudah sehingga perjalanan menuju sekolah maupun saat kembali ke rumah menjadi lebih lancar.

Jembatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk generasi muda. Di balik kokohnya konstruksi jembatan, tersimpan harapan agar anak-anak Lumajang dapat terus belajar, tumbuh, dan meraih cita-cita tanpa terhambat keterbatasan akses.

Keceriaan siswa-siswi SDN Karangsari 02 saat melintasi jembatan menjadi potret kecil dari manfaat besar sebuah pembangunan: ketika infrastruktur tidak hanya menghubungkan tempat, tetapi juga membuka jalan bagi harapan dan masa depan generasi penerus. (Pendim0821)

17/09/2026

Upacara 17-an Kodim 0821 Lumajang, Kasdim Tanuri Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Bencana


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Kodim 0821/Lumajang menggelar Upacara Bendera 17-an di halaman Makodim 0821/Lumajang, Jalan Alun-alun Utara Nomor 09, Kelurahan Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang, Kamis (17/9/2026).

Upacara tersebut diikuti prajurit TNI dan aparatur sipil negara (ASN) Kodim 0821/Lumajang. Kegiatan menjadi bagian dari pembinaan disiplin sekaligus penguatan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri membacakan amanat Pangdam V/Brawijaya.

Dalam amanat tersebut, Pangdam V/Brawijaya menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran Kodam V/Brawijaya atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas, termasuk mendukung berbagai kegiatan kenegaraan di wilayah Jawa Timur.

Mayor Inf Tanuri mengatakan, Upacara Bendera 17-an tidak boleh hanya dipandang sebagai kegiatan rutin atau seremonial.

Menurutnya, upacara menjadi momentum untuk memperkuat nasionalisme, disiplin, loyalitas dan tanggung jawab sebagai prajurit maupun ASN.

“Upacara ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas sebagai prajurit dan ASN bukan hanya menjalankan rutinitas kedinasan, tetapi juga memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Tanuri.

Diminta Waspadai Potensi Bencana

Tanuri menuturkan, salah satu penekanan dalam amanat Pangdam adalah peningkatan kewaspadaan terhadap perkembangan situasi wilayah dan potensi bencana.

Musim kemarau berkepanjangan dan fenomena El Nino berpotensi meningkatkan risiko kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya produksi pertanian hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Selain itu, Jawa Timur juga memiliki potensi bencana hidrometeorologi maupun geologi, termasuk gempa bumi dan erupsi gunung api.

Karena itu, jajaran Kodam V/Brawijaya, termasuk Kodim 0821/Lumajang, diminta memperkuat kemampuan deteksi dini dan cegah dini.

Koordinasi dengan pemerintah daerah, Polri, BPBD serta unsur terkait juga perlu terus ditingkatkan.

“Karena itu, kesiapsiagaan, kedisiplinan dan kemampuan bekerja sama harus terus kita tingkatkan,” ujar Tanuri.

Menurutnya, pola deteksi dini, cegah dini, temu cepat dan lapor cepat menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap perkembangan situasi di wilayah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan ketika terjadi gangguan keamanan maupun bencana, sekaligus meminimalkan risiko terhadap keselamatan masyarakat.

Penekanan Akhir Tahun Anggaran

Selain kesiapsiagaan bencana, Pangdam V/Brawijaya juga memberikan sejumlah penekanan terkait pelaksanaan tugas menjelang akhir Tahun Anggaran 2026.

Satuan diminta meningkatkan tertib administrasi, transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program kerja serta penggunaan anggaran.

Kesiapan menghadapi Audit Kinerja Itjenad juga menjadi perhatian. Termasuk melakukan verifikasi penyaluran tunjangan kinerja, meningkatkan pengawasan penggunaan listrik dan air, serta memperhatikan kesehatan dan keselamatan personel.

Kesiapsiagaan satuan juga harus dijaga melalui apel pemeriksaan secara rutin.

Di bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, jajaran Kodam V/Brawijaya diminta mempercepat pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta mengoptimalkan program ketahanan pangan.

Termasuk menyelesaikan pembangunan Jembatan Merah Putih dan melaksanakan TMMD ke-129 Tahun Anggaran 2026 secara terpadu serta lintas sektoral.

Tanuri menegaskan, seluruh arahan tersebut harus menjadi pedoman bagi prajurit dan ASN Kodim 0821/Lumajang dalam menjalankan tugas.

“Prajurit dan ASN Kodim 0821 harus senantiasa siap, disiplin, peduli terhadap kondisi wilayah, serta mampu bersinergi dengan seluruh komponen masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, setiap pelaksanaan tugas harus diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Orientasinya adalah bagaimana setiap tugas yang kita laksanakan memberikan manfaat nyata dan memperkuat kehadiran TNI di tengah rakyat,” pungkasnya. (Pendim 0821)

Karya Jurnalistik TMMD Kodim 0821 Lumajang Raih Juara III Nasional


Lumajang, (Onenewsjatim)
– Karya jurnalistik yang mengangkat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0821/Lumajang berhasil meraih Juara III tingkat nasional kategori media cetak.

Karya tersebut merupakan liputan wartawan Harian Bangsa, Dadang Dwi Tanto, mengenai pelaksanaan TMMD di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Penghargaan tersebut diterima Dadang Dwi Tanto bersama Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., dalam Rapat Koordinasi TMMD ke-130 TA 2026 di Mabes AD, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Penghargaan diserahkan oleh Waaster Kasad Bidang Binter Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E.

Karya jurnalistik tersebut mengangkat sejumlah aktivitas selama pelaksanaan TMMD di Lumajang. Di antaranya pembangunan infrastruktur, keterlibatan masyarakat, hingga semangat gotong royong antara TNI dan warga.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara jajaran TNI dan insan pers yang terlibat dalam mengawal kegiatan TMMD.

“Alhamdulillah, Kodim 0821 Lumajang mendapatkan Juara III karya jurnalistik kategori media cetak. Ini bukan hasil kerja kami sendiri, tetapi juga berkat teman-teman wartawan yang bersama-sama berjuang dan mengawal kegiatan di lapangan,” kata Anton.

Menurut dia, keberadaan wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan berbagai informasi mengenai pelaksanaan TMMD kepada masyarakat.

Pemberitaan yang dihasilkan juga menjadi bagian dari dokumentasi kegiatan pembangunan serta interaksi antara prajurit TNI dan masyarakat selama program berlangsung.

Sementara itu, Dadang Dwi Tanto mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan tetap menjunjung tinggi integritas.

“Juara III ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, menjaga integritas jurnalistik, dan menghadirkan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Dadang.

Dadang juga menyampaikan terima kasih kepada TNI AD, Satgas TMMD, pemerintah daerah, masyarakat, serta berbagai pihak yang telah mendukung proses peliputan hingga karya tersebut berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.

Ia berharap sinergi antara TNI, pers, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat dalam mengawal berbagai program pembangunan dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi catatan bagi Kodim 0821/Lumajang dalam pelaksanaan TMMD ke-130 TA 2026, khususnya dalam membangun kolaborasi dengan media untuk menyampaikan berbagai kegiatan kepada publik.

(Pendim 0821)

16/09/2026

Babinsa Banyuputih Lor Cek Sumur Bor Program Kasad, Jaga Ketersediaan Air bagi Warga


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya memastikan fasilitas air bersih dapat dimanfaatkan secara optimal terus dilakukan aparat kewilayahan. Babinsa Banyuputih Lor Koramil 0821-07/Randuagung Peltu Hadyadi melaksanakan monitoring pemanfaatan sumur bor Program Kasad di Dusun Pondok Telo RT 005 RW 004, Desa Banyuputih Lor, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu (16/9/2026).

Monitoring tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengetahui kondisi serta pemanfaatan fasilitas sumur bor yang telah tersedia di wilayah. Keberadaan sumur bor menjadi salah satu sarana yang dapat mendukung kebutuhan air masyarakat, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dalam kegiatan tersebut, Peltu Hadyadi memantau kondisi sumur bor sekaligus melihat pemanfaatannya oleh masyarakat di sekitar lokasi. Monitoring secara berkala juga penting untuk mengetahui apabila terdapat kendala pada fasilitas sehingga dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

Peltu Hadyadi menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk memastikan sumur bor dapat terus dimanfaatkan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Monitoring ini kami lakukan untuk melihat kondisi sumur bor sekaligus memastikan pemanfaatannya berjalan dengan baik. Kami berharap fasilitas ini dapat dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar dia.

Menurutnya, pemanfaatan fasilitas umum membutuhkan kepedulian bersama, sehingga masyarakat diharapkan turut menjaga kebersihan lingkungan sekitar serta menggunakan sarana tersebut secara tertib.

Keberadaan sumur bor Program Kasad di Dusun Pondok Telo diharapkan dapat mendukung ketersediaan air bagi masyarakat. Melalui monitoring yang dilakukan Babinsa, kondisi fasilitas dapat terus dipantau sehingga pemanfaatannya tetap berjalan sesuai kebutuhan warga.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam menjalankan pembinaan wilayah melalui pemantauan berbagai fasilitas yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. (Pendim0821)

Kodim 0821 Lumajang Ajak Warga Peduli Sampah, Bersihkan Pantai Bambang hingga Pasar Gedang


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Tahun 2026, Kodim 0821/Lumajang menggelar Gerakan Peduli Sampah secara serentak di sejumlah wilayah, Kepedulian terhadap kebersihan lingkungan tidak hanya dilakukan di satu titik. termasuk kawasan wisata Pantai Bambang, Desa Bago, Kecamatan Pasirian, dan Area Pasar Gedang, Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Rabu (16/9/2026).

Gerakan tersebut menjadi bentuk nyata keterlibatan TNI bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan yang menjadi ruang aktivitas sehari-hari. Di Pantai Bambang, kegiatan dipimpin Kasdim 0821/Lumajang Mayor Inf Tanuri dan melibatkan sekitar 200 peserta. 

Sementara di Area Pasar Gedang, kegiatan diawali apel pembukaan sebelum peserta bergerak membersihkan sampah di lingkungan pasar.

Mayor Inf Tanuri menegaskan, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan keindahan lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan, kenyamanan masyarakat dan keberlanjutan aktivitas ekonomi. Karena itu, kepedulian terhadap kebersihan perlu dibangun bersama, baik di kawasan wisata maupun pusat aktivitas masyarakat seperti pasar.

“Lingkungan yang bersih memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di kawasan wisata, kebersihan akan membuat pengunjung merasa nyaman, sedangkan di pasar, lingkungan yang bersih akan mendukung kenyamanan pedagang dan pembeli serta membantu menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Mayor Inf Tanuri.

Menurutnya, kegiatan bersih-bersih tersebut juga memiliki nilai edukasi. Kehadiran personel TNI bersama masyarakat di lapangan diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus mendorong perubahan kebiasaan, terutama dalam hal membuang dan mengelola sampah agar tidak mencemari lingkungan.

“Gerakan ini jangan dipandang hanya sebagai kegiatan membersihkan sampah. Yang lebih penting adalah membangun kesadaran. Ketika masyarakat memiliki kepedulian dan kebiasaan menjaga kebersihan, manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Di Area Pasar Gedang, kegiatan pembersihan difokuskan pada sampah yang berada di lingkungan pasar. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial di wilayah, melalui pendekatan langsung dan kegiatan bersama yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Sementara di Pantai Bambang, kegiatan diarahkan untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir dari sampah yang berpotensi mengganggu kelestarian lingkungan. Kebersihan pantai diharapkan dapat terus dipertahankan sehingga kawasan wisata tetap nyaman sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang memperoleh manfaat dari keberadaan destinasi tersebut.

Mayor Inf Tanuri berharap Gerakan Peduli Sampah dapat menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan konsistensi, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.

“Melalui momentum HUT ke-81 TNI, mari kita jadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai gerakan bersama. TNI akan terus hadir di tengah masyarakat, mengajak dan memberikan contoh, agar lingkungan tetap aman, sehat, resik dan indah serta manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkas Mayor Inf Tanuri. (Pendim 0821).

15/09/2026

Jembatan Perintis Garuda Penghubung Dua Wilayah Dipantau Babinsa Kebonagung


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya memastikan keberadaan sarana penghubung antarwilayah tetap terpantau dan dapat dimanfaatkan masyarakat, Babinsa Kebonagung Koramil 0821-02/Sukodono Sertu Hery Wahyudi melaksanakan pemantauan kondisi Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Sitiinggil, Desa Kebonagung dengan Dusun Plosorejo, Desa Dawuhan Lor, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari kepedulian Babinsa terhadap kondisi fasilitas umum yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat.

Jembatan Perintis Garuda menjadi salah satu akses penghubung yang memudahkan mobilitas warga dari kedua wilayah dalam menjalankan berbagai kegiatan sehari-hari.

Dalam pelaksanaannya, Sertu Hery Wahyudi meyampaikan bahwa dengan melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi jembatan serta lingkungan di sekitarnya. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya untuk mengetahui kondisi sarana penghubung tersebut secara berkala, sehingga apabila ditemukan hal-hal yang perlu mendapatkan perhatian, dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk mengetahui kondisi jembatan secara langsung. Keberadaan Jembatan Perintis Garuda sangat membantu mobilitas masyarakat, sehingga kondisinya perlu terus diperhatikan agar tetap dapat menunjang aktivitas warga,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemantauan fasilitas umum tersebut juga menjadi bagian dari tugas kewilayahan Babinsa dalam membangun komunikasi dan kepedulian terhadap berbagai sarana yang digunakan masyarakat. Dengan pemantauan secara berkala, kondisi fasilitas dapat diketahui lebih dini dan menjadi bahan koordinasi apabila diperlukan penanganan lebih lanjut.

Keberadaan Jembatan Perintis Garuda diharapkan terus memberikan manfaat dalam memperlancar akses masyarakat antara Dusun Sitiinggil Desa Kebonagung dan Dusun Plosorejo Desa Dawuhan Lor, sekaligus mendukung kelancaran aktivitas sosial maupun ekonomi warga di kedua wilayah. (Pendim0821)

Babinsa Tekung Dampingi Petani Kecipir, Dorong Potensi Lokal Jadi Penggerak Ekonomi


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya mendukung peningkatan perekonomian masyarakat terus dilakukan Babinsa Klampokarum Koramil 0821-15/Tekung melalui kegiatan komunikasi sosial (Komsos) bersama warga petani. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung kondisi usaha pertanian sekaligus mendorong pemanfaatan potensi lokal sebagai sumber pendapatan keluarga.

Komsos dilaksanakan Babinsa Klampokarum Koramil 0821-15/Tekung Serka Wawan Efendi bersama petani sayur kecipir, Ibu Sunarya, di Dusun Darungan RT 008 RW 002, Desa Klampokarum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Serka Wawan Efendi berdialog secara langsung dengan Ibu Sunarya mengenai aktivitas budidaya sayur kecipir yang dijalankan sebagai salah satu usaha pertanian warga. Komunikasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam memberikan dorongan kepada masyarakat agar potensi pertanian di wilayah dapat terus dikembangkan.

Dalam kesempatan itu, Serka Wawan Efendi menyampaikan bahwa tanaman sayur kecipir memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya sebagai hasil pertanian, tetapi juga sebagai bagian dari kegiatan usaha masyarakat yang dapat mendukung perekonomian keluarga.

“Melalui Komsos ini, kami ingin terus mendorong warga agar mengembangkan potensi pertanian yang dimiliki. Sayur kecipir dapat menjadi salah satu komoditas yang memberikan nilai ekonomi apabila dikelola dan dipasarkan dengan baik,” ujar dia.

Menurutnya, pendampingan melalui komunikasi secara langsung dengan petani juga penting untuk membangun kedekatan sekaligus mengetahui berbagai kendala yang dihadapi warga dalam menjalankan usaha pertaniannya.

Ia berharap, kegiatan pertanian yang dilakukan warga dapat berkembang secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan ekonomi keluarga. Selain itu, potensi hasil pertanian lokal di Desa Klampokarum diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan UMKM di wilayah.

Melalui Komsos tersebut, sinergi Babinsa dengan warga petani diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan potensi pertanian lokal, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha masyarakat dan meningkatkan kontribusi sektor pertanian terhadap ekonomi keluarga. (Pendim0821)

14/09/2026

Karhutla di TNBTS Argosari Terkendali, Tim Gabungan Perketat Pemantauan


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Perkembangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menunjukkan kondisi terkendali. Pemantauan dilakukan terhadap sejumlah lokasi yang sebelumnya menjadi area terdampak karhutla, meliputi Blok Ledok Bedor, Pusung Jantur, Pusung Tengah, Pusung Dowo, Blok Tanggulasi dan Blok Po'o, di wilayah Desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (13/9/2026).

Hasil pemantauan menunjukkan tidak terlihat adanya titik api di Blok Ledok Bedor, Pusung Jantur, Pusung Tengah, Pusung Dowo, Blok Tanggulasi maupun Blok Po'o. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa karhutla di wilayah tersebut telah padam dan saat ini memasuki tahap pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

Penyisiran dilakukan dengan menyusuri kawasan yang sebelumnya menjadi lokasi kebakaran. Langkah ini penting mengingat material berupa ranting, rumput dan vegetasi kering masih terdapat di sejumlah area sehingga tetap berpotensi menjadi pemicu api apabila kembali terkena sumber panas.

Babinsa Argosari, Sertu Edi Kuseanto, bersama Tim Gabungan dari TNBTS dan MPA Argosari memastikan tidak terdapat titik api baru dalam penyisiran kawasan. Pemantauan dilakukan secara menyeluruh dengan menyesuaikan kondisi medan yang sebagian sulit dijangkau.

Dari pendataan sementara, dampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 20 hektare, terdiri atas kurang lebih 15 hektare di Blok Ledok Bedor dan 5 hektare di Blok Pusung Jantur. 

Sementara luasan kawasan terdampak di Blok Pusung Tengah dan Pusung Dowo masih belum dapat dipastikan karena kondisi medan yang sulit dijangkau.

Adapun di Blok Po'o, luas kawasan yang terbakar diperkirakan sekitar 1,5 hektare. Vegetasi yang terdampak meliputi pohon stigi hutan, cemara gunung, ranting, rumput kering dan basah serta sejumlah jenis pohon hutan lainnya. 

Tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami kerugian dalam kejadian tersebut. Meski titik api telah dinyatakan tidak terpantau, kewaspadaan tetap dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Argosari Sertu Edi Kuseanto menegaskan bahwa pemadaman bukan menjadi akhir dari penanganan karhutla. Pemantauan lanjutan tetap diperlukan untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang kembali memicu kebakaran.

“Meski saat ini sudah tidak terlihat titik api, kami bersama TNBTS dan MPA tetap melakukan penyisiran dan pemantauan. Tujuannya untuk memastikan kawasan benar-benar aman dan tidak ada titik api baru yang dapat berkembang menjadi kebakaran,” ujar dia.

Pemantauan juga akan dilanjutkan untuk menjaga kondisi kawasan tetap aman. Apabila ditemukan kembali titik api, personel akan segera melakukan langkah penanganan dan pemadaman sesuai kondisi di lapangan.

“Yang paling penting sekarang adalah menjaga agar api tidak kembali muncul. Kami mengajak semua pihak untuk tetap waspada dan bersama-sama menjaga kawasan hutan TNBTS,” pungkasnya. (Pendim0821)

Dandim Lumajang Ikuti Riding Scooterist Sarungan, 250 Peserta Keliling JLS


Lumajang, (Onenewsjatim)– Pemandangan unik terlihat di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026). Sekitar 250 peserta mengikuti El-Aly Riding Scooterist Sarungan dalam rangkaian Haul ke-21 KH Ali Ihsan dan Haul ke-12 Nyai H Fatimah Ali.

Uniknya, para peserta tidak hanya mengendarai scooter bersama, tetapi juga mengenakan sarung selama kegiatan berlangsung.

Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., turut ambil bagian dalam kegiatan yang dipusatkan di Pondok Pesantren An-Nur El Aly, Desa Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan tersebut juga diikuti komunitas scooter Kabupaten Lumajang, alumni Ponpes An-Nur El Aly, serta sejumlah tokoh dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lumajang.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma, S.H., Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Kantor Kementerian Agama Lumajang Achmad Faisol Syaifullah, S.Ag., M.H., Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lumajang Drs. H. Suigsan, M.M., dan Pengasuh Ponpes An-Nur El Aly KH Lutfi Hakim Ali.

Riding sambil bersarung

Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dengan kedatangan rombongan komunitas scooter di halaman Ponpes An-Nur El Aly.

Sebelum berangkat, peserta mengikuti doa yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah.

Rombongan kemudian diberangkatkan Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma sekitar pukul 14.00 WIB.

Para peserta melintasi rute Ponpes An-Nur El Aly menuju Jalur Lingkar Selatan (JLS), kemudian kembali menuju pesantren.

Sekitar pukul 14.30 WIB, rombongan tiba di Pos 1 Jembatan Selowangi untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Rombongan kemudian tiba kembali di Ponpes An-Nur El Aly sekitar pukul 15.15 WIB.

Setelah itu, peserta melaksanakan salat Ashar. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan, sholawat Nabi dan doa bersama untuk mengenang KH Ali Ihsan dan Nyai H Fatimah Ali.

Bukan sekadar riding

Pengasuh Ponpes An-Nur El Aly KH Lutfi Hakim Ali mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkumpul bagi komunitas scooter.

Menurut dia, riding dikemas sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus mengajak peserta bersholawat dan mendoakan Kabupaten Lumajang.

“Tujuan kegiatan riding sore ini bertujuan untuk kebersamaan dalam bersholawat, berscooter dan berdoa untuk Lumajang yang lebih baik,” kata KH Lutfi Hakim Ali.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pra-haul KH Ali Ihsan dan Nyai H Fatimah Ali.

Dandim: Jadi sarana silaturahmi

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengapresiasi kegiatan yang mempertemukan berbagai unsur masyarakat tersebut.

Menurutnya, kegiatan seperti El-Aly Riding Scooterist Sarungan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antara TNI, pemerintah daerah, pesantren, komunitas, alumni dan masyarakat.

Selain menjaga kebersamaan, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenang jasa dan keteladanan para ulama.

“Semangat kebersamaan dan silaturahmi seperti ini perlu terus dijaga. Selain menjadi bagian dari rangkaian haul, kegiatan ini juga mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang penuh kekeluargaan,” ujar Anton.

Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma menyampaikan rasa syukur dapat hadir dan bersilaturahmi dalam rangkaian Haul KH Ali Ihsan ke-21 dan Nyai H Fatimah Ali ke-12.

Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan bagi seluruh peserta dan masyarakat Lumajang.

Rangkaian haul

El-Aly Riding Scooterist Sarungan merupakan bagian dari rangkaian pra-haul KH Ali Ihsan ke-21 dan Nyai H Fatimah Ali ke-12. Keduanya merupakan orang tua dari KH Lutfi Hakim Ali.

Rangkaian haul juga diisi kegiatan khotmil yang digelar di sejumlah pesantren cabang An-Nur, yakni Ponpes Nurul Ihsan An-Nur, Ponpes An-Nur El Aly dan Ponpes An-Nur Azzahra.

Puncak rangkaian haul nantinya ditutup dengan pengajian akbar sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pesantren bersama komunitas, pemerintah daerah, TNI-Polri, alumni dan masyarakat berupaya menjaga tradisi silaturahmi sekaligus mengenang perjuangan para ulama dalam kehidupan keagamaan dan pendidikan masyarakat.

13/09/2026

Sinergi Hangat di Posyandu: Babinsa Kaliboto Lor Dampingi Monitoring Kesehatan Balita


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan ibu dan anak, Babinsa Kaliboto Lor Koramil 0821-12/Jatiroto, Sertu Muhammad Syafiudin, turut mendampingi pelaksanaan pelayanan kesehatan di Posyandu, Dusun Krajan II RT 026 RW 005, Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh 45 balita dan 10 ibu hamil, dengan pelayanan pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh Bidan Desa Kaliboto Lor, Tri Devi Nurul Aisyah, A.Md.Keb.

Menurut Sertu Muhammad Syafiudin, kehadirannya di tengah kegiatan Posyandu merupakan bentuk dukungan nyata Babinsa dalam upaya pemerintah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayah binaannya.

“Kami mendorong para orang tua agar aktif memanfaatkan Posyandu, karena di sinilah tumbuh kembang anak dapat dipantau secara rutin. Dengan begitu, apabila ada indikasi gangguan kesehatan, bisa segera ditangani oleh tenaga medis,” ujar dia.

Kegiatan Posyandu yang dilaksanakan meliputi penimbangan balita, pemeriksaan ibu hamil, pemberian vitamin, imunisasi, dan penyuluhan gizi. Selain itu, juga menjadi sarana edukasi bagi para ibu untuk memahami pentingnya pola makan seimbang dan kebersihan lingkungan dalam mendukung pertumbuhan anak.

Sementara itu, Bidan Desa Kaliboto Lor Tri Devi Nurul Aisyah, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan Babinsa yang selalu hadir mendampingi kegiatan Posyandu.

“Sinergi seperti ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan kesehatan. Dengan adanya Babinsa, masyarakat menjadi lebih antusias datang ke Posyandu dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan balita serta ibu hamil,” ungkapnya.

Dengan pendampingan rutin dari Babinsa dan tenaga kesehatan desa, diharapkan masyarakat Dusun Krajan II semakin aktif menjaga kesehatan keluarga melalui pemanfaatan layanan Posyandu. (Pendim0821)

Pendampingan Babinsa Karanganyar Kawal Pembangunan Irigasi di Dusun Karangsari


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur program pemerintah desa, Babinsa Karanganyar Koramil 0821-11/Yosowilangun, Sertu Taufiq Abdul Lukito melaksanakan pendampingan sekaligus mengawal pembangunan saluran irigasi ruas kanan kiri jalan Dusun Karangsari Desa Karanganyar Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada rehabilitasi saluran irigasi sepanjang 150 meter yang menjadi jalur utama pengairan lahan pertanian warga. 

Pendampingan dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pelaksana kegiatan, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan.

Di sela kegiatan, Sertu Taufiq Abdul Lukito mengatakan bahwa, keberadaan saluran irigasi disamping memiliki peran penting memperbaiki kualitas sisi jalan juga nantinya sebagai penunjang dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian. 

“Saluran irigasi merupakan salah satu penunjang utama keberhasilan sektor pertanian. Kami mendukung penuh pembangunan ini agar distribusi air ke area persawahan menjadi lebih lancar, sehingga produktivitas pertanian masyarakat dapat terus meningkat,” ujar dia.

Ia juga menambahkan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu pemerintah daerah menyukseskan pembangunan di wilayah, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan rehabilitasi saluran irigasi tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko kebocoran dan hambatan aliran air menuju lahan pertanian. Dengan sistem irigasi yang lebih baik, para petani akan lebih mudah mengatur kebutuhan air tentunya,” tambahnya (Pendim0821)

12/09/2026

Dorong Produktivitas Pertanian Warga, Babinsa Gesang Dampingi Pengolahan Lahan Sawah


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Upaya mendukung peningkatan produktivitas pertanian terus dilakukan melalui pendampingan langsung di lapangan. Babinsa Gesang Koramil 0821-10/Tempeh Serda M. Eko Widodo melaksanakan kegiatan pendampingan pengolahan lahan dengan membantu pembajakan sawah milik petani anggota Kelompok Tani (Poktan) Tirto II di Dusun Kebonan RT 005 RW 006 Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan pembajakan tersebut dilakukan pada lahan sawah milik Rudi dengan luas kurang lebih 1 hektare. Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi bersama petani dalam mempersiapkan lahan agar lebih optimal sebelum memasuki tahap penanaman.

Dengan pengolahan tanah yang baik, diharapkan kondisi lahan menjadi lebih siap untuk mendukung pertumbuhan tanaman serta meningkatkan hasil produksi pertanian. 

Kehadiran Babinsa di tengah petani juga menjadi wujud kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah binaan.

Dalam kesempatan itu, Serda M. Eko Widodo mengatakan bahwa pendampingan pertanian akan terus dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat petani. Menurutnya, pengolahan lahan merupakan tahap penting yang harus diperhatikan agar hasil pertanian dapat lebih maksimal.

“Kami akan terus mendukung para petani di wilayah binaan, mulai dari pengolahan lahan hingga proses pertanian lainnya. Harapannya, produktivitas pertanian dapat meningkat dan turut mendukung program ketahanan pangan,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Poktan Tirto II Rizal menyampaikan bahwa pendampingan Babinsa sangat membantu para petani dalam proses pengolahan lahan. Menurutnya, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga semakin mempererat hubungan kerja sama antara TNI dan kelompok tani.

“Pendampingan Babinsa sangat membantu kami para petani dalam mempersiapkan lahan. Dengan adanya kebersamaan seperti ini, pekerjaan menjadi lebih ringan dan semangat petani semakin meningkat untuk mengelola pertanian,” ujarnya.

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, sinergi antara Babinsa dan kelompok tani diharapkan semakin kuat dalam menciptakan pertanian yang maju, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat. (Pendim0821)

Gotong Royong Babinsa dan Warga Perlebar Jalan 725 Meter, Akses Pertanian di Desa Jarit Makin Lancar


Lumajang, (Onenewsjatim)–
Semangat gotong royong kembali terlihat dalam kegiatan pembangunan fasilitas umum di Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Babinsa Jarit Koramil 0821-09/Candipuro, Serka Wahyudi, bersama Pemerintah Desa Jarit dan warga melaksanakan kerja bakti pelebaran jalan di Dusun Kebonsari, Sabtu (12/9/2026).

Jalan yang dikerjakan berada di RT 003 RW 002 dengan panjang sekitar 725 meter. Pelebaran dilakukan untuk meningkatkan akses masyarakat sekaligus memudahkan mobilitas warga menuju kawasan pertanian.

Sejak kegiatan dimulai, warga bersama Babinsa dan pemerintah desa bergotong royong mengerjakan pelebaran badan jalan. Keterlibatan masyarakat secara langsung membuat pekerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan memanfaatkan tenaga dan peralatan yang tersedia.

Serka Wahyudi mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus membantu pelaksanaan pembangunan di wilayah binaannya.

Menurut dia, kondisi jalan yang lebih memadai akan memberikan manfaat bagi aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Melalui kerja bakti ini, kita bersama-sama berupaya meningkatkan kondisi jalan agar lebih memadai sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan lebih lancar,” ujar Wahyudi.

Ia menyebut akses tersebut juga banyak digunakan warga untuk menuju lahan pertanian. Karena itu, pelebaran jalan diharapkan dapat memudahkan aktivitas para petani, termasuk ketika membawa hasil pertanian.

Memudahkan Petani Angkut Hasil Panen

Kepala Dusun Kebonsari, Totok, mengatakan pelebaran jalan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Selain digunakan untuk aktivitas sehari-hari, jalan tersebut menjadi salah satu akses warga menuju lahan pertanian.

“Pelebaran jalan ini sangat bermanfaat bagi warga, terutama para petani. Dengan jalan yang lebih lebar, akses menuju lahan pertanian maupun pengangkutan hasil panen diharapkan menjadi lebih mudah dan lancar,” kata Totok.

Menurutnya, akses jalan yang lebih baik juga dapat mendukung kegiatan ekonomi masyarakat karena kendaraan pengangkut hasil pertanian akan lebih mudah melintas.

Totok mengapresiasi keterlibatan Babinsa bersama pemerintah desa dan warga dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, kerja bakti menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersamaan masyarakat sekaligus mempercepat pekerjaan yang dibutuhkan warga.

Kegiatan pelebaran jalan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan di tingkat desa tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Partisipasi masyarakat dan kolaborasi berbagai pihak juga menjadi bagian penting agar fasilitas yang dibangun benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga.

Dengan jalan yang lebih lebar dan mudah dilalui, warga berharap akses menuju lahan pertanian semakin lancar. Pengangkutan hasil panen pun diharapkan dapat dilakukan dengan lebih mudah sehingga aktivitas masyarakat di Desa Jarit semakin terbantu.

(Pendim 0821)

11/09/2026

Gotong Royong Bersama Warga, Babinsa Bades Turun Langsung Bangun Musala Al Ikhlas


Lumajang, (Onenewsjatim)-
Dalam upaya memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong bersama masyarakat, Babinsa Bades Koramil 0821-08/Pasirian Sertu Muhamad Rochim turut terjun langsung dalam kerja bakti pembangunan Musala Al Ikhlas di Dusun Siluman RT 001 RW 004, Desa Bades, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian Babinsa terhadap pembangunan sarana ibadah sekaligus bagian dari upaya menjalin kedekatan dengan masyarakat di wilayah binaannya. Bersama warga, Sertu Muhamad Rochim bahu-membahu mengerjakan pembangunan musala dengan penuh semangat dan kebersamaan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya membantu proses pembangunan secara fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. 

Melalui kerja bersama, pembangunan Musala Al Ikhlas diharapkan dapat berjalan dengan lancar sehingga nantinya mampu memberikan manfaat bagi warga sebagai tempat beribadah dan kegiatan keagamaan.

Babinsa Bades Sertu Muhamad Rochim menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam pembangunan musala merupakan bentuk kepedulian dan upaya untuk terus membangun komunikasi serta kebersamaan dengan masyarakat.

“Gotong royong seperti ini merupakan bagian dari kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat. Selain membantu pembangunan sarana ibadah, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta menumbuhkan kepedulian warga terhadap pembangunan di lingkungannya,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Dusun Siluman Muhammad Supriadi menyampaikan bahwa pembangunan Musala Al Ikhlas dapat terlaksana dengan adanya dukungan dan partisipasi masyarakat. Menurutnya, keterlibatan warga secara bersama-sama menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan sarana ibadah yang dibutuhkan masyarakat.

“Pembangunan musala ini merupakan kepentingan bersama, sehingga partisipasi warga sangat kami harapkan. Dengan semangat gotong royong dan dukungan Babinsa, pekerjaan dapat dilakukan secara bersama-sama sehingga pembangunan bisa terus berjalan,” pungkasnya.

Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus dipertahankan, tidak hanya dalam pembangunan musala, tetapi juga dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan lainnya di lingkungan Dusun Siluman.

Melalui kegiatan kerja bakti tersebut, sinergi dan kebersamaan diharapkan semakin kuat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga juga menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan fasilitas umum sekaligus memperkokoh kemanunggalan Babinsa dan warga binaan di lingkungan Dusun Siluman. (Pendim0821)

Dandim 0821 Lumajang Sambut Ketua PHDI, Bahas Kerukunan dan Kepedulian Sosial


Lumajang, (Onenewsjatim) –
Upaya memperkuat kerukunan antarumat beragama dan kepedulian terhadap masyarakat terus dilakukan Kodim 0821/Lumajang.

Hal itu terlihat dalam pertemuan antara Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, S.A.P., M.I.P., dengan Ketua Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Lumajang Teguh Widodo di Makodim 0821/Lumajang, Jumat (11/9/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan itu juga menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara TNI dan tokoh agama di Kabupaten Lumajang.

Sejumlah hal dibahas, terutama mengenai pentingnya menjaga persatuan, toleransi dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan, perbedaan agama tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk membangun kebersamaan.

Menurut dia, kerukunan antarumat beragama harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui kegiatan sosial, gotong royong dan kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

“Silaturahmi seperti ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan kebersamaan. Perbedaan agama bukan menjadi penghalang untuk bersatu, tetapi justru menjadi kekuatan untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Anton.

Ia menilai, hubungan yang baik antara TNI, tokoh agama dan masyarakat dapat menjadi modal penting dalam menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

Komunikasi lintas elemen juga dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan sosial yang berpotensi mengganggu kerukunan masyarakat.

“Sinergi antara TNI, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat bisa diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Dorong Kegiatan yang Menyentuh Masyarakat

Anton mengatakan, pihaknya tidak ingin silaturahmi lintas elemen berhenti pada komunikasi semata. Hubungan tersebut diharapkan dapat diterjemahkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan dapat menjadi sarana untuk memperkuat persaudaraan sekaligus membangun kepedulian di tengah masyarakat.

“Kami berharap hubungan baik antara Kodim 0821/Lumajang dengan PHDI terus terpelihara dan dapat diwujudkan dalam kegiatan-kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan TNI bersama tokoh agama dan elemen masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus manfaat nyata bagi warga.

“Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman, kepedulian dan manfaat bagi warga,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Lumajang Teguh Widodo menyambut baik komunikasi dan sinergi yang dibangun bersama Kodim 0821/Lumajang.

Menurut Teguh, kerja sama lintas elemen diperlukan untuk menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Ia menilai, kolaborasi antara aparat, tokoh agama dan masyarakat dapat menjadi kekuatan untuk mendorong berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing.

Silaturahmi tersebut diharapkan tidak hanya mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga semakin memperkuat semangat toleransi, gotong royong dan kepedulian sosial di Kabupaten Lumajang.

Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antarelemen, berbagai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat dihadapi secara bersama-sama dan mengedepankan semangat persatuan.

Kodim 0821/Lumajang pun menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat, termasuk tokoh agama, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendorong terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

(Pendim 0821)

© Copyright 2024 Onenewsjatim | All Right Reserved